Sistematika Penulisan Laporan Praktek Kerja Lapangan yang Baik dan Benar

Sistematika Penulisan Laporan Praktek Kerja Lapangan yang Baik dan Benar

Others

Karya ilmiah adalah kegiatan menulis yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia akademisi. Praktek kerja lapangan (PKL) adalah kegiatan yang dilakukan melalui magang, observasi, pengumpulan informasi yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menguji kemampuannya membandingkan pemahaman antara teori dengan praktek nyata. Sistematika penulisan laporan praktek kerja lapangan tentunya harus sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Kaidah Penulisan Laporan Praktek Kerja Lapangan

Kaidah dalam sistematika penulisan laporan karya ilmiah selalu memunculkan perbedaan untuk setiap bidang ilmu dan perguruan tinggi. Namun, pada dasarnya hakikat kaidah ini memiliki banyak persamaan. Sistematika yang digunakan harus mampu menjelaskan keterkaitan dan keeratan benang merah permasalah terhadap komponen judul hingga kesimpulan. Sistematika penulisan laporan praktek kerja lapangan, terdiri dari:

  1. Bagian Awal

Bagian ini terdiri dari 12 komponen yaitu sampul depan, lembar judul, lembar penjelasan, lembar pengesahan, lembar penyataan, lembar abstrak bahasa indonesia, lembar abstrak bahasa inggris, lembar kata pengantar, lembar daftar isi, lembar daftar tabel, lembar daftar gambar, dan lembar daftar lampiran.

Setiap komponen memiliki susunan penulisan masing-masing. Melalui buku panduan penulisan karya ilmiah yang diterbitkan oleh instansi terkait dapat membantu anda dalam pembuatannya.

  1. Bagian Inti

Sistematika penulisan laporan praktek kerja lapangan untuk bagian ini terdiri dari lima komponen yaitu pendahuluan, tinjauan pustaka, materi dan metode penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Kelima komponen ini harus disajikan secara konsisten dan terintegrasi. selain itu jika juga harus menggunakan bahasa indonesia ataupun bisa juga berbahasa inggris. namun jika tidak tidak mau kesulitan anda bisa memesan di jasa penulis artikel bahasa inggris.

Penulisan pendahuluan harus mencakup latar belakang penelitian, pendekatan dan perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, serta lokasi dan waktu pelaksanaan praktek kerja lapangan. Keempat komponen ini disajikan ke dalam sub-sub pembahasan yang terpisah.

Dalam bab materi dan metode, data dan informasi yang tercantum meliputi hipotesis, materi penelitian, metode pengukuran yang dipakai, rancangan percobaan, dan analisis yang akan dilakukan. Komponen ini dirancang sesuai dengan kebutuhan, jenis dan sifat penelitian dan metodologi yang digunakan.

  1. Bagian Penutup

Bagian ini disebut juga sebagai bagian pendukung yang melengkapi data dan informasi dari bagian awal hingga inti. Bagian ini terdiri dari tiga komponen yaitu daftar pustaka, lampiran dan riwayat hidup.

Semua referensi yang digunakan dalam penulisan laporan praktek kerja lapangan nantinya akan disusun dan dicantumkan dalam daftar isi sesuai dengan kaidah penulisan dalam buku pedoman penulisan karya ilmiah. Setiap jenis sumber memiliki kaidah penulisan yang berbeda-beda, sehingga harus diperhatikan saat penulisannya.

Lampiran yang dicantumkan berisikan semua materi atau informasi yang tidak dicantumkan ke dalam inti teks karena dapat menggangu kekompakan uraian. Lampiran ini bertujuan untuk mempermudah pembaca dalam memperoleh kejelasan dan pengertian lebih lanjut mengenai data dan informasi terkait. Lampiran dalam laporan praktek kerja lapangan dapat berupa perhitungan maupun dokumentasi saat penelitian.

Sistematika penulisan laporan praktek kerja lapangan harus dipahami dan dipelajari terlebih dahulu oleh mahasiswa. Hal ini akan sangat membantu untuk menciptakan laporan yang baik dan berbobot dari segi teks maupun data dan informasi yang tercantum. Melalui buku pedoman penulisan karya ilmiah, penulis akan menemukan wawasan tentang kaidah penulisan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *